Home Hukum dan Ekonomi Tips Merantau di Madura

Tips Merantau di Madura

495
0

Pengalaman Selama 9 Bulan Merantau di Bumi Sakera Sebagai Wakil Kepala Perum BULOG Subdivre Madura

Saat pertama kali anda ingin merantau di sebuah daerah atau negara, apa yang terlintas di benak anda tentang negara atau daerah tersebut? Sudahkah ada bayangan perihal daerah yang akan anda kunjungi, dan bisakah anda survive saat tinggal di negara/daerah tersebut, nah hari ini Abu Saga Ahmad (saya sendiri) akan memberikan tips sesuai pengalaman penulis saat merantau di Madura.

*Intro: Jadi pada tanggal 29 Oktober 2018, penulis mendapatkan mutasi (promosi) dalam rangka tour of duty di dari Kantor Pusat tempat penulis bekerja ke Pulau Madura, tepatnya di Kabupaten Pemekasan,  terhitung mulai tanggal 1 Nopember 2018. Sebagai prajurit yang taat akan perintah pimpinan, tidak ada dalam benak penulis protes atau melankolis kenapa ditempatkan jauh di pulau Madura atau kenapa tidak kembali ke Kampung halaman yang cabang kantornya pun masih banyak di sana, benar-benar sami`na waato`na (aku terima SK dan aku laksanakan).

Mendengar kata Madura dan Stereotype yang di bangun oleh orang di luar sana, saya tetap hakkul yakin bahwa Allah swt punya rencana baik mentakdirkan saya ke Madura, bukankah Allah swt seperti apa yang kita pikirkan, apabila kita berpikir baik dan husnuudzon, akan seperti itu adanya dan begitupun sebaliknya. Bisa jadi apa yang menurut kita tidak baik tapi menurut Allah Swt baik, kita hambanya hanya meluruskan niat, menjernihkan hati dan bertawakkal, serahkan sepenuhnya kepada Allah swt.

Lanjut cerita, begitu menerima SK saya sampaikan pertama kepada Istri, selanjutnya ke orang tua dan keluarga minta didodakan semoga amanah. Istri yang paling pertama berhak tahu kenapa? 1. Dia akan ikut mendampingi kemanapun tour of duty menugaskan, 2. Dia sudah berkorban resign dari pekerjaan dan fokus menjaga 2 anak yang lucu dan lahirnya berdekatan, dan terakhir atau ke-3. adalah dia sudah rela meninggalkan kehidupan seosialnya dikampung halaman atau dengan teman-temannya.

Singkat cerita saya browsing-browsing di internet perihal Madura dan ternyata saya baru tahu kalo Pulau Madura itu terbagi dalam 4 kabupaten yaitu dari yang terdekat dengan Surabaya (Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep ujung paling timur). Kantor Bulog Madura sendiri berada di Kabupaten Pamekasan yang berada di tengah-tengah pulau Madura. Penempatan kantor Bulog di Pamekasan mungkin karena dianggap Pamekasan kabupaten administratif dimana Kantor Bakorwil berkantor, dan dulunya Polwil (Polisi Wilayah) Madura bertempat di Pamekasan sebelum dihapuskan tahun 2010.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang Madura, dan biasanya sebelum saya ke suatu daerah, saya terbiasa mencari tahu daerah atau kota tersebut dengan mengetik di google, contoh: “Tips Ke Chicago” misalnya, nah kali ini saya mengetik “Tips Merantau ke Madura”, bukannya blog atau website yang menampilkan tips merantau ke madura, yang ada google malah mengarahkan ke “maksud anda tips orang madura merantau”? atau artikel tentang banyaknya orang madura yang merantau keluar pulau Madura.. wkwkwkkk

Berdasarkan pengalaman tersebut, akhirnya saya berusaha menuliskan di website ini sharing penglaman selama saya kurang lebih 1 tahun merantau di Pulau Madura, semoga bermanfaat bagi yang ingin berkunjung atau mendapatkan penempatan kerja di Pulau Garam ini.

Tips Pertama dan yang paling utama adalah: Jangan Pernah Mengganggu orang Madura terlebih mengganggu istri orang Madura, ini taruhannya bisa nyawa karena terkait harga diri (pride) orang Madura seperti halnya orang Bugis Makassar.

Ada pepatah Madura sebagai berikut: “Ango’an apote tolang (lebih baik putih tulang) etembang (daripada) apote matah (putih mata)”, artinya lebih baik mati daripada menanggung malu. 

Jika dipermalukan, dinistakan, terutama yang berkenaan dengan harkat dan kehormatan serta harga dirinya, maka apapun akan dilakukan untuk membela kehormatan dan harga dirinya, bahkan kalaupun harus kalah dan mati itu lebih terhormat daripada menanggung malu harga diri dan kehormatan diinjak-injak



Tips Kedua: Ramah dan senyum saat bertemu, orang Jawa Timur umumnya dan Orang Madura khususnya, mereka sangat sportif terhadap pendatang (perantau) karena mereka umumnya punya saudara yang sedang dalam perantauan, jadi perlakuan sinis atau tidak fair tidak pernah saya alami bahkan mereka menganggap orang perantau khsusunya Bugis-Makassar masih ada hubungan kekeluargaan dan kekerabatan dengan mereka.



Tips Ketiga: Perbanyak makan sayur dan buah selama di Madura. Pada dasarnya orang Madura tidak suka makan sayur, sehingga di warung makan Madura atau di kantin kantor jarang sekali ada sayur dan buah. Bahkan ada anekdot yang berkembang di kalangan orang madura yang mengatakan “Orang Madura tidak makan sayur karena kambing sudah makan sayur, kita kalo makan kambing sama halnya sudah makan sayur”. Beli sayur dan buah banyak di pasar dan khususnya Ikan, harganya sangat murah dan fresh.



Tips Keempat: Gunakan Salam Sebelum dan Sesudah Bertemu. Ini penting sekali karena kehidupan sehari-hari di Madura sangat lekat dengan nafas Islam. Dengan salam yang keras dan kencang akan membuka pembicaraan dan percakapan serta deal bisnis yang lebih mudah.



Tips Kelima: Sering Gunakan Kata-kata Insya Allah, dan  saat rapat selalu ucapkan kalimat  “Semoga pertemuan dalam rapat kita ini membawa barokah bagi kita semua“, saya yakin peserta rapat akan serempak mengucapkan AAAAMMMMIIIIINN.

Seperti dengan point empat, kata-kata islami sangat diapresiasi dan mendapatkan atensi tersendiri oleh mayarakat Madura. Saat membuka rapat, bacalah pujian kepada Allah SWT, salam dan sholawat kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Saat menutup rapat atau sossialisasi di akhir sambutan bacalah kalimat generik “Wabillahi taufik walhidayah wassalamu alaikum wr wb” . Bila perlu hapalkan hadits-hadits populer biar lebih menegaskan positioning kita dan memenangkan kehadiran kita di hati masyarakat Madura.



Tips Keenam: Selalu memuji orang Madura dalam hal ilmu agama dan sholawatan. Nah ini lagi-lagi berhubungan dengan atmospher kehidupan sehari-hari masyarakat Madura yang tidak lepas dari kegiatan keagamaan. Pujian akan memberikan rasa senang dan apresiasi bahwa kita mengharhgai lawan bicara.



Tips Ketujuh: Anda berasal dari daerah lain tapi bukan berarti anda punya hak mengkirtisi mereka dengan budaya yang sedikit lebih keras dengan anda apalagi di depan orang Madura, saya kira prinsip ini universal bagi semua daerah. Saya tidak pernah mengkritisi apalagi men-judge atau membuat guyonan yang tidak lucu perihal karakter orang Madura yang sedikit unik dan jenaka di mata orang luar Madura.



 

Tips Kedepalan: Panggil Pak Haji dan Bu Hajjah meskipun dia belum menunaikan ibadah haji. Panggilan tersebut selain doa, juga membuat lawan bicara merasa nyaman dan memotivasi diri mereka segera berhaji. Orang Madura Pada umumnya, untuk urusan akhirat, cita-cita mereka ada 2 yaitu naik haji dan membangun masjid.



Tips Kesembilan: Datang saat diundang acara pengantin atau sunnatan. Datang ke kondangan wajib hukumnya jika tidak ada uzur syari. Apalagi yang mengundang bawahan/staf dan atasannya datang, sangat membekas dalam memori mereka.



Tips Kesepuluh Hapalkan Bacaan sholat dan bacaan setelah sholat yang benar, karena sekali-kali anda akan ditunjuk jadi imam sholat Maghrib. Heheee (pengalaman pribadi)



Tips Kesebelas: Hormati Kyai dan Pemuka Agama. Berhasil mengambil hati Kyai dan Pemuka Agama, kunci sukses dunia akhirat. Sukses dunia dengan terakomodasinya kepentingan perusahaan, sukses akhirat karena memuliakan orang tua dan pemuka agama wajib hukumnya. Kyai sangat berpengaruh di Madura, apa kata Kyai itu yang diamini masyarakat. Para Calon Anggota Legislatif, Calon Bupati dan Calon Kades jika tidak mendapat support dari Kyai, bisa dipastikan tidak akan terpilih.




Tips Keduabelas: Pelajari 1-2 kata dan salam dalam bahasa Madura. Ini untuk memudahkan pergaulan dimanapun kita berada. Berbicara dengan bahasa asli penduduk setempat membuat mereka merasa di apresiasi dan dihargai. Contoh: mator sakalangkong tretan  (terima kasih kawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here