Home Techno & Sport Technology Speedy Instant Menyelamatkan Saya dari Denda Terlambat Registrasi Kuliah

Speedy Instant Menyelamatkan Saya dari Denda Terlambat Registrasi Kuliah

161
0

Speedy Instant Menyelamatkan Saya dari Denda Terlambat Registrasi Kuliah

Kita semua pernah sekolah, baik sekolah dengan kurikulum pemerintah maupun sekolah semi resmi seperti home schooling. Saat mengikuti pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial atau IPS, kita pernah mendengar pertanyaan dari guru tentang apa saja kebutuhan dasar pokok manusia? dan sadar atau tidak, jawaban kita pasti ada tiga yaitu: sandang (pakaian), pangan (makanan) dan papan (tempat tinggal). Dengan kemajuan teknologi saat ini, sepertinya kebutuhan dasar pokok manusia sedikit bergeser dari tiga hal tersebut, menjadi sandang, pangan dan Internetan. Internet? Bagaiaman bisa Internet menggeser kedudukan papan dalam kebutuhan pokok dasar manusia? seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, kebutuhan komunikasi yang cepat, mobilitas masyarakat modern yang semakin tinggi, suka atau tidak dimanapun berada, kita dituntut untuk tetap berhubungan dengan internet untuk alasan pekerjaan, aktifitas social media ataupun mencari informasi/tips, sehingga kita pasti meninggalkan home devices (perangkat elektronik di rumah) seperti komputer PC dan beralih ke perangkat portable devices (perangkat elektronik yang bisa dibawa kemana-mana) untuk memudahkan tetap berhubungan dengan dunia maya, mengakses email dan eksis di media sosial tanpa harus tetap berada di suatu tempat.

Seorang Pengemis lebih membutuhkan koneksi internet daripada sebuah rumah
Ilustrasi Seorang Pengemis lebih membutuhkan koneksi internet daripada sebuah rumah 

Kafe, restoran, jalanan, publik hotspot, taman bahkan warnet menjadi tempat tinggal bagi masyarakat modern saat ini untuk memenuhi kebutuhannya untuk tetap berhubungan dengan orang di dunia nyata melalui dunia maya dengan koneksi internet yang stabil baik dengan berlangganan internet maupun dengan fasilitas wifi, seperti wifi.id yang disediakan telkomsehingga tidak jarang kita lihat beberapa orang di cafe yang sibuk dengan gadget masing-masing di tangan sambil menyeruput panasnya kopi dan cemilan dengan pakaian santai dan menganggap cafe/resto dengan fasilitas internet tersebut adalah (papan) rumah mereka. Yah Public facility seperti cafe, resto, taman bahkan jalanan dengan segala kemudahan dan aksesibiltasnya untuk menyediakan koneksi internet menjadi rumah bahkan surga bagi aktivis dunia maya.

Ilustrasi Raditya Dika Menggunakan Internet Speedy Instant
Ilustrasi Raditya Dika Menggunakan Internet Speedy Instan

Untuk menangkap peluang masyarakat modern untuk tetap terkoneksi dengan internet tanpa harus berada di rumah atau tinggal di satu lokasi tetentu, melalui jaringan internet yang tersebar luas dan koneksi yang  cepat dan stabil, telkom melalui produk speedy instan memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna internet  untuk dapat terkoneksi dengan dunia luar tanpa harus berada di suatu tempat. Penulis pernah merasakan manfaat dari penggunaan speedy instant. Sekitar bulan Februari 2014 bertepatan dengan musim pendaftaran kuliah, saat itu hari terakhir pembayaran biaya kuliah untuk program studi di magister kenotariatan UI, ternyata hari tersebut juga merupakan hari terakhir untuk registrasi akademik di Sistem Informasi Akademik UI (SIAKNG) dan penulis sedang dalam perjalanan ke luar kota. Dengan bermodalkan gadget penulis mencoba login menggunakan jaringan internet biasa, akan tetapi karena hari tersebut adalah hari terakhir untuk registrasi akademik dimana ada ribuan mahasiswa yang menggunakan jaringan yang sama dan login ke website yang juga sama, sehingga menyebabkan traffic yang luar biasa dan untuk login ke webiste kampus untuk keperluan regitrasi akademik.

Speedy Instant Covers Soekarno Hatta Airport
Speedy Instant Covers Soekarno Hatta Airport

Setelah berpikir sejenak, dan sementara menunggu pesawat yang akan menerbangkan penulis ke luar kota, penulis mencoba untuk memanfaatkan internet di sekitar bandara dan menemukan wifi.id speedy instant 8108, tanpa pikir panjang penulis memanfatkan koneksi tersebut yang tentu saja setelah mengaktifasi akun terlebih dahulu. Tidak butuh waktu lama hanya lima menit sejak penulis mengirim registrasi, mendapatkan balasan hingga dapat berselancar di dunia maya. Dengan koneksi internet dari speedy instant, akhirnya penulis dapat menyusun program kuliah, memilih mata kuliah di semester berikutnya, mengecek jadwal perkuliahan hingga menentukan jadwal penulisan thesis sebagai tugas akhir. Keunggulan speedy instant salah satunya hanya dengan modal Rp. 5.000 rupiah penulis bisa mendapatkan fasilitas internet wifi yang stabil, dapat diandalkan dan hal yang paling penting adalah penulis terbebas denda dari pihak universitas yaitu tidak dapat mengikuti kuliah di semester tersebut. Itulah pengalaman penulis yang memanfaatkan akses internet speedy instant yang berada di bandara Soekarno Hatta untuk kepentingan registrasi kuliah yang berhasil meskipun saat itu jalur komunikasi sedang padat (traffic). Jika hanya mengandalkan jaringan internet biasa, kemungkinan penulis akan gagal untuk registrasi dan kuliah 1 semester. Sehingga dengan menggunakan koneksi internet speedy instant maka penulis terhindar dari denda akademis karena terlambat untuk melakukan registrasi dan akhirnya saat ini penulis dapat mengikuti kuliah di semester empat (semoga yang terakhir) dan sedang dalam penyusunan thesis. Saat di perjalanan ataupun di lokasi dengan coverage speedy instant, penulis tidak ragu menggunakan fasilitas wifi speedy tersebut dan merekomendasikan ke teman karena pengalaman baik penulis yang sangat berkesan telah menggunakan koneksi internet speedy instant. Thanks Speedy instant.

Sistem Indormasi Akademik Universitas Indonesia
Sistem Indormasi Akademik Universitas Indonesia

<img src=”http://dmp1.idblognetwork.com/capt.php?p=lombablog-D01” width=”1″ height=”1″>

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here